/** **/

Sukses

H-2 Jadi Puncak Arus Mudik di Terminal Giwangan Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta - Kepala UPT Terminal Giwangan, Yogyakarta Bhekti Zunanta memprediksi, kedatangan pemudik yang menggunakan bus umum akan mencapai puncaknya pada H-2 atau 2 hari sebelum Lebaran yang diprediksi 28 Juli 2014.

"H-2 mulai puncaknya. Sementara mulai ramai mulai tanggal 23-24 Juli atau Rabu dan Kamis," ujar Bhekti di kantornya di  Yogyakarta, Senin (21/7/2014).

Bhekti melanjutkan, pada Minggu 20 Juli 2014, sudah mulai ada peningkatan jumlah kedatangan penumpang namun tidak terlalu banyak. Pada Minggu kemarin, jumlah penumpang di terminal tersebut memasuki angka 20.628 penumpang.

"Data kedatangan bus kemarin ada 1.205 bus dengan 20.628 orang. Sementara 1.772 bus berangkat dengan 18.572 penumpang. Dari hari biasa ada kenaikan sedikit," ujar Bhekti.

Bhekti mengatakan, walaupun kemarin sudah ada peningkatan jumlah penumpang, tapi pemudik yang menggunakan armada bus akan jauh berkurang atau turun sekitar 5%. Hal ini disebabkan karena kurangnya armada bus dan pilihan masyarakat yang cenderung memilih menggunakan trasportasi kereta atau pesawat terbang. Selain itu jika secara ekonomi transportasi bus terhitung lebih mahal dibandingkan kereta. Tidak heran jika bus jadi pilihan terakhir pemudik.

Dia juga mengatakan, Giwangan menunggu kedatangan 400 sepeda motor program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan. Pada mudik gratis tahun ini kota Yogyakarta mendapat jatah lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Sementara jumlah pemudik yang akan sampai di terminal Giwangan ada 800 orang.

Bhekti melanjutkan, ratusan sepeda motor dan penumpangnya akan sampai di Terminal Giwangan pada 25 Juli 2014.

Dia mengatakan, pihaknya telah siap menanti ratusan pemudik dengan menyiapkan posko mudik di Terminal Giwangan. Dia juga sudah menyiapkan petugas untuk bertugas membantu pemudik memberikan informasi dan layanan jasa seperti transportasi.

"Tanggal 23 pagi di lapangan Monas. Prediksi sepeda motor pada 25 malam penumpangnya 24 berangkat lalu 25 sampai. Seperti tahun lalu selisihnya dua jam," ujar Bhekti.