/** **/

Sukses

Lapan: Lebaran Tahun Ini Insya Allah Bareng 28 Juli

Liputan6.com, Jakarta - Lebaran kali ini diprediksi bakal dirayakan serentak oleh umat Muslim di Indonesia. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memprediksi hasil penghitungannya sama dengan sejumlah ormas Islam, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

"Insya Allah seragam, tanggal 28 Juli (2014)," kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (26/7/2014).

Thomas mengatakan, penghitungan Lapan dan ormas-ormas Islam sama-sama menggunakan algoritma astronomi. Hasilnya, tinggi bulan di Sumatera bagian selatan dan Jawa sudah lebih dari 2 derajat.

"Ketinggian ini sudah memenuhi semua kriteria yang digunakan di Indonesia, sehingga kemungkinan besar ada yang melaporkan terlihatnya hilal," tutur Thomas.

"Kalau pun tidak ada yang melihat, menurut fatwa MUI tahun 1981, ketinggian hilal yang memungkinkan untuk bisa dirukyat (berdasar kriteria yang disepakati) bisa dijadikan dasar keputusan."

Sebelumnya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memprediksi, Idul Fitri tahun ini, dalam penghitungan NU dan Muhammadiyah, berpotensi akan jatuh pada waktu yang sama, 28 Juli 2014.

Menurut koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim HM Sholeh Hayat, ada tujuh hasil hitungan dengan tujuh sistem yang hasilnya mendekati kebersamaan tentang saat terjadinya ijtimak unnayyi ren (konjungsi saat matahari dan bulan bertemu sebagai pertanda astronomi awal lahirnya hilal/sabit).

"Walau demikian, keputusan terakhir ada pada Sidang Itsbat Menteri Agama pada Minggu (27 Juli) pukul 19.30 WIB. Insyaalllah rukyat berhasil di antara 61 lokasi se-Indonesia," ujar Sholeh.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1435 Hijriah jatuh pada 28 Juli 2014, berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal

Berdasarkan hisab hakiki dengan kriteria wujudul hilal tersebut mencatat, ijtimak menjelang Syawal 1435 Hijriah terjadi pada 27 Juli 2014 pukul 05.43.39 WIB atau pagi hari yang berarti sudah terjadi ijtimak, karena ijtimak terjadi sebelum terbenam matahari. (Sun)