Sukses

Masjid Raya Paris, Wujud Terima Kasih Perancis kepada Imigran Maroko

Liputan6.com, Paris - Grande Mosquée de Paris atau Masjid Raya Paris terletak di Arondisemen Ve di jantung Kota Fasyen tersebut. Luas masjid yang mencapai satu hektare dengan tinggi menara 33 meter itu diresmikan oleh Presiden Gaston Doumergue pada tanggal 15 Juli 1926.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Kamis (1/6/2017), Ahmad Al-Alawi, seorang sufi Aljazair sekaligus pendiri salah satu ajaran sufi modern bernama Darqawiyya Alawiyya, menjadi imam salat pertama dalam peresmian masjid di hadapan Presiden Gaston Doumergue pada 15 Juli 1926.

Aroma wangi khas Hajar Aswad menyeruak saat pertama kali masuk ke bagian dalam masjid yang dipenuhi mozaik warna-warni dari kerajinan tangan. Terdapat pula taman dengan aneka bunga dan pepohonan untuk mempercantik masjid yang kerap didatangi para siswa yang ingin belajar sejarah tentang Islam.

Masjid berlanggam muslim Spanyol ini didirikan seusai perang dunia pertama sebagai tanda terima kasih Perancis kepada imigran Maroko yang ikut berperang melawan Nazi Jerman. Masjid itu pula yang menjadi tempat bersembunyi warga Aljazair maupun kaum Yahudi sehingga selamat dari penganiayaan tentara Nazi.