Sukses

Perhatikan Ini Kalau Mau Mudik

Liputan6.com, Jakarta - Kemacetan menjadi salah satu hal yang kerap terjadi saat arus mudik Lebaran. Tingginya volume kendaraan di waktu yang bersamaan menjadi penyebab kemacetan ini terjadi.

Gara-gara macet ini pula, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat tujuan, tidak selalu sama dibanding kalau jalan di hari-hari biasa.

Oleh karena itu, beberapa hal perlu dipersiapkan. Termasuk dalam hal ketersediaan bahan bakar. Jangan sampai bensin habis di tengah jalan, dan tidak tahu lokasi pengisian. Tentu ini sangat merepotkan, apalagi kalau sedang ada di dalam tol.

Ditambah, jika berkaca dari tahun lalu, banyak yang kesulitan mengisi bahan bakar untuk kendaraannya karena antrean di SPBU sangat panjang.

Dalam hal ini, Kasubbid Operasi dan Pemeliharaan I Badan Pengelola Jalan Tol, Ranto P Rajagukguk, memberikan rekomendasi. Setidaknya ada dua hal yang perlu diperhatikan.

"Pastikan pengguna jalan tol untuk mengisi BBM yang cukup selama perjalanan. Jangan menunggu indikator (bensin) merah baru melakukan isi ulang," ujarnya dalam pesan singkat baru-baru ini.

Kedua, sebelum melakukan perjalanan untuk terlebih dulu mencari tahu lokasi-lokasi penjualan BBM yang ada di sepanjang ruas tol, "Baik yang ada di rest area ataupun truk tangki Pertamina atau kios BBM dalam jerigen di jalur fungsional".

Dengan mengetahui titik-titik ini, kita dapat berjaga-jaga dan dapat melakukan kalkulasi kapan akan mengisi ulang bensin kembali.

Antisipasi juga harus dilakukan pengelola SPBU. Sebab bagaimanapun, antrean yang panjang juga disebabkan karena petugas yang relatif sedikit. Oleh karenanya, Ranto menyarankan agar ada petugas yang cukup dan cekatan.

"Pengalaman tahun lalu pada beberapa SPBU, terdapat dua dispenser 6-8 nozzle, hanya dilayani oleh satu orang petugas sehingga waktu isi BBM lebih dari 10 menit. Akibatnya di SPBU macet karena isi BBM dan istirahat," tutupnya.*

Artikel Selanjutnya
Bukan Hemat, Ini Tandanya Jika Anda Seorang yang Pelit
Artikel Selanjutnya
Cara Akali Pengeluaran Saat Kerabat Tinggal di Rumah