Sukses

Waktu Puasa di AS Hingga 19 Jam, Menteri Susi Pilih Jadi Musafir

Liputan6.com, Jakarta Amerika Serikat (AS) termasuk salah satu negara yang memiliki waktu puasa cukup panjang hingga 19 jam dibandingkan di Indonesia, misalnya yang hanya sekitar 12 jam.

Seperti yang dirasakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang beberapa waktu lalu menghadiri rangkaian acara Konferensi Laut Perserikatan Bangsa-bangsa di United Nations Head Quarters, New York.

Usai kembai dari AS, Menteri Susi menggelar konferensi pers untuk membahas isu-isu terkini soal kelautan dan perikanan yang akan disajikan kepada publik melalui media massa. Di awal pertemuan itu, Susi menanyakan kabar para awak media.

"Sudah lama ya terakhir bertemu saat buka puasa bersama, sudah dua minggu lebih. Pada puasa tidak?," tanya Menteri Susi ke para wartawan yang meliput di kantornya, Jumat (16/6/2017).

Pertanyaan tersebut langsung ditimpali jawaban oleh wartawan. "Puasa, Bu," ucap wartawan bersahutan.

Kemudian Menteri Susi menceritakan ibadah puasanya. "Kalau ibu belang bentong (kadang iya, kadang tidak)," katanya sambil tertawa.

Susi mengaku menjalankan ibadah puasa tahun ini tidak penuh. Apalagi kondisi berat dirasakannya ketika berkunjung ke AS dalam rangkaian Konferensi Laut PBB.

"Kemarin di AS berat kalau puasa, soalnya 19 jam. Matahari tidak terbenam-terbenam. Jadi saya memanfaatkan fasilitas musafir," tutur Menteri Susi seraya membuka topik konferensi pers.

Simak video berani berikut:

Artikel Selanjutnya
Puasa di Jepang Lebih Lama, Melody JKT 48 Tetap Syuting
Artikel Selanjutnya
Potret Kecil Toleransi Beragama di Bulan Ramadan