Sukses

Ramadan, Afgan Kangen Ikut Pesantren Kilat

Liputan6.com, Jakarta Bulan Ramadan menjadi bulan yang spesial bagi seluruh umat islam, termasuk Afgan. Penyanyi 28 tahun itu mengaku momen Ramadan sangatlah berarti untuknya, terumata saat masih masa anak-anak.

"Momen ramadan paling ingat itu pas kecil, soalnya ada pesantren kilat, terus suka kumpul bareng sepupu main-main di luar rumah, seru deh pokoknya waktu kecil," papar pelantuk Bukan Cinta Biasa itu kepada Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Media album terbaru Afgan, Sides

 

Menurut Afgan momen Ramadan saat ini berbeda dengan dimasa ia masih kecil. Sehingga ia sangat rindu dengan momen Ramadanya kala itu.

"Aku ngerasa kalau Ramadan saat ini itu beda dengan masa aku kecil. Kalau dulu itu suasananya kental sekali, mungkin karena teknologi sudah tak secanggih sekarang," lanjutnya.

Sama seperti anak-anak di usianya, kala itu Afgan juga kerap melakukan kecurangan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

"Aku dulu itu suka minum di depan kulkas diem-diem, terus lanjut puasa lagi," jelasnya.

Salah satu yang menjadi resolusinya tahun 2017 ini bagi Afgan adalah banyak melakukan travelling. Beberapa destinasi wisata telah disusun ke beberapa negara. Sejak tahun 2016, ia telah merencanakannya. (Adrian Putra/Bintang.com)

Karena kesibukannya, saat ini Afgan mengaku sudah sulit untuk menghabiskan waktu berbuka dengan keluarganya. Namun, ia selalu menyempatkan sahur bersama dengan keluarga besarnya yang juga memiliki kesibukan sepertinya.

 

Artikel Selanjutnya
Tak Harus Cantik, Ini Tipe Wanita Idaman Andika Kangen Band
Artikel Selanjutnya
Sibuk Syuting, Verrell Bramasta Sempatkan Mengaji ke Banjarmasin