Sukses

Mutiara Hati: Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Liputan6.com, Jakarta - Di era globalisasi ini, orang berkata bahwa dunia mengecil. Betapa tidak, sesuatu terjadi di ujung dunia sana dapat dilihat pada saat yang sama kejadiannya oleh yang berada di ujung dunia yang lain. Kita hidup dalam suatu desa yang kecil. Dahulu Nabi SAW mengibaratkan umat manusia ini sebagai berlayar dalam suatu perahu yang memiliki dua tingkat.

Beliau bersabda; seandainya penghuni di tingkat bawah ingin mengambil air dengan melubangi perahu, karena enggan naik ke atas, maka perahu akan bocor dan semua penumpang perahu akan tenggelam, karena itu diperlukan orang-orang yang mengingatkan siapa yang bermaksud membocorkan perahu. Inilah yang dinamai amar ma'ruf nahi munkar.

Video Populer

Foto Populer