Sukses

Cara Menetralisir Gula Setelah Banyak Makan Kue Lebaran

Liputan6.com, Jakarta Bersiap menyambut Lebaran, pasti selain ketupat sudah terbayang juga berbagai kue-kue manis yang selalu hadir bersama Hari Raya ini. Mulai dari nastar, putri salju, lidah kucing, dan lainnya.

Walau memang enak di lidah, konsumsi makanan manis dalam jumlah besar bisa memberikan kalori ekstra pada tubuh. Dan di tengah-tengah hiruk pikuk lebaran, bisa jadi Anda tidak memiliki waktu untuk membakarnya.

Belum lagi, makanan manis juga akan meningkatkan kadar glukosa darah. Jika ini terjadi, kesehatan dan berat badan Anda akan menerima efek buruknya. 

Untungnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menetralisir efek makanan manis saat Lebaran, melansir Livestrong, Kamis (22//6/2017):

1. Sarapan

Waktu antara makan malam dan sarapan biasanya adalah masa terlama tubuh tidak mendapat asupan makanan. Menurut Dr. Eric Rimm, profesor epidemiologi dan nutrisi di Harvard School of Public Health, gula darah tubu sedikit meningkat setelah sarapan. Namun diperlukan waktu lebih lama untuk menyerap gula sehingga Anda akan kenyang lebih lama.

Tanpa sarapan, Anda akan memproduksi hormon pembuat lapar lebih banyak. Hal ini akan membuat peningkatan tajam pada kadar gula darah pada waktu makan Anda selanjutnya.

Jika hal ini terus menerus terjadi, bisa berkontribusi menyebabkan diabetes. Hindari sarapan manis, dan pilihlah telur atau sereal dari gandum utuh. 

 

1 dari 2 halaman

2. Cukup asupan serat

Ada dua tipe serat yang ditemukan dalam makanan: yang bisa diserap dan tak bisa diserap. Keduanya adalah karbohidrat yang tidak dicerna oleh tubuh.

Serat tidak akan meningkatkan gula darah, dan serat yang bisa diserap justru malah akan menurunkan kadar gula darah. Serat yang bisa diserap ditemukan dalam gandum utuh, dan sayuran.

Anda harus mendapatkan 20-35 gram serat dalam sehari. Tingkatkan asupan serat dengan lebih banyak makan sayur dan oatmeal.

3. Krom dan Asam Alpha Lipoic

Beberapa nutrisi bisa menjaga kadar gula darah. Asam alpha lipoic membantu mengubah glukosa jadi energi, dan menurunkan kadar gula darah, menurut University of Maryland Medical Center.

Asam alpha lipoic bisa ditemukan dalam ragi, bayam, brokoli, dan kentang.

Krom mempengaruhi bagaimana insulin meregulasi kadar gula darah. Krom bisa didapatkan dari ragi, jamur, kacang kering, asparagus, dan biji-bijian.

Artikel Selanjutnya
Antigendut Selesai Lebaran dengan 6 Camilan Sehat di Kantor
Artikel Selanjutnya
Kue 8 Jam, Sajian Legendaris Warga Jambi Saat Lebaran