Sukses

Salat Idul Fitri di Lapangan dan Masjid, Mana yang Lebih Utama?

Liputan6.com, Jakarta - Salat Idul Fitri umumnya dilaksanakan di masjid dan lapangan. Namun tahukah kamu manakah yang lebih utama, salat di masjid atau di lapangan?

Dalam sebuah Hadis riwayat Bukhari, dijelaskan bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berangkat salat ke lapangan, dan tombak kecil ada di tangannya, ia membawa dan menancapkannya di lapangan, lalu ia salat menghadapnya."

Diriwayatkan pula dalam Hadis riwayat Muslim, dulu Rasulullah keluar di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha menuju lapangan. Maka sesuatu yang paling pertama kali beliau mulai adalah salat Id, kemudian beliau berbalik dan berdiri menghadap manusia, sedangkan manusia duduk pada saf-saf mereka. Beliau pun memberikan nasihat dan wasiat kepada mereka, serta memberikan perintah kepada mereka. Jika beliau ingin mengirim suatu utusan, maka beliau putuskan (tetapkan), atau jika beliau memerintahkan sesuatu, maka beliau akan memerintahkannya. Lalu beliau pun pulang.

Namun, apabila pada saat hari raya Idul Fitri turun hujan, barulah Rasulullah melaksanakan salat Id di masjid. Sebagaimana Hadis riwayat Ibnu Majah, "Ketika turun hujan di suatu hari Id, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menyelenggarakan salat Id bersama mereka di masjid."

Artikel Selanjutnya
Warna-Warni Pakaian Idul Adha Usai SEA Games di Malaysia
Artikel Selanjutnya
Penerimaan Menurun, Istiqlal Hanya Bagikan 4 Ribu Daging Kurban